May01

IP Address ini di yang sering digunakanmenggunakan basis TCP/IP karena lebihsederhana, dan lebih mudah untuk di mengerti.

Posted by Muhammad Tony Darmawan • Under: sajian lepas
Bagi Anda yang mempelajari Jaringan Komputer, pasti sudah tidak asing dengan yang namanya IP Address. IP address, suatu penomoran pada sebuah komputer sebagai tanda pengenal. Kalau di sederhanakan, seperi sebuah nama alamat dari rumah. Jadi tiap host (komputer) memiliki alamat penomorannya masing - masing yang tidak sama. IP Address ini di yang sering digunakan menggunakan basis TCP/IP karena lebih sederhana, dan lebih mudah untuk di mengerti. Sedangkan di OSI Layer sendiri memiliki IP Address sendiri, yang tentu saja berbeda dengan TCP/IP. Tetapi di dunia ini yang lebih sering dikenal dan digunakan IP Address TCP/IP. IP Address dibagi ke dalam 2 perbedaan. IP Address Private dan IP address Publik. IP Address Private biasanya didaptkan oleh pengguna user rumahan atau sekala kecil. IP Address Private ini didapatkan setelah melakukan Subnetting. IP Address Public biasanya dimiliki oleh Skala Besar, Corporate. Dan biasanya dimiliki oleh Perusahaan Besar di Bidang Internet, seperti Hosting, Penyedia layanan ISP, Data center,perusahaan Web. Saat ini yang di gunakan di dunia adalah IPv4. IP Address Versi 4, mulai digunakan sejak 1981. Tetapi sejak 1990-an sudah di simulasikan bahwa IPv4 akan mencapai titik jenuh atau IP Address di IPv4 akan habis. Dan sudah sejak 1996, IPv6 di kembangkan sebagai pengganti IPv6. IPv4 menggunakan 32 bit, jumlah Address yang dimiliki oleh IPv4 sebesar = 232=±4 miliar host. Itu artinya alamat di IPv4 akan habis pada saat jumlah manusia sudah mencapai 4 miliar lebih. Saat ini saja manusia sudah berada di atas 2 miliar jiwa, bayangkan saja jumlah penduduk India, China, Indonesia, Amerika Serikat dan Uni Eropa kalau dijumlah kan sudah mencapari angka 3 Miliaran lebih. Belum dijumlahkan dengan penduduk lain. Pasti angkanya mau mendekati 4 Miliar Jiwa. Dengan begini IPv4 Address sudah mengalami titik jenuh, karena Alamat IP sudah mau habis. Belum ditambah dengan peralatan elektronik yang menggunakan IP Address. Dan untuk menjawab tantangan itu mulai di gembalakan penggunaan IPv6. Karena IPv6 berjumlah 128 bit, 2128 atau lebih dari 4 miliar sudah pasti tidak ada kekhawatiran mengenai habisnya IP address untuk saaat ini. Karena IPv6 memiliki jumlah alamat yang cukup banyak sebesar 340,282,366,920,938,463,463,374,607,431,768,211,456. Dan berikut ini perbedaan IPv4 dan IPv6: Kelas pengalamatan Di dalam IPv4 dikenal kelas pengalamatan, yang terdiri dari 5 kelas. Kelas A , Kelas B, Kelas C, Kelas D dan kelas E. Biasanya yang di pakai oleh umum ada di kelas A,B, dan C , sedangkan Kelas D untuk Multicas dan Kelas E untuk eksperiment. Walaupun kadang ada yang menyebut Kelas D dan E itu disatukan. Sedang di dalam IPv6, tidak dikenal penamaan kelas - kelas di dalam alamat mereka. Tetapi di dalam IPv6 dikenal jenis pengalamatan, Pengalamatan Unicast, Pengalamatan Multicast, dan pengalamatan Anycast. Alamat Unicast dibagi kedalam 3 bagian, alamat link local, alamat site local, dan alamat global. Routing Di IPv4, memiliki jalur yang lebih lambat di dalam melakukan routing, hal ini dikareakan adanya pemeriksaan header MTU di setiap routing dan switching. Sedangkan di IPv6, proses routing menjadi lebih sederhana. Dengan begini proses routing di IPv6 menjadi lebih sederhana dan cepet. Mobile IP Dukungan IPv4 terhadap Mobile, sangat kurang. Karena IPv4 tidak didesain untuk menjadi sebuah mobiel. Karena itu sering erjadi roaming. Sedangkan pada IPv6 mendukung sistem mobil di dalam desain IP. Jadi tidak salah IPv6 disebut juga sebagai Mobile IP. Keamanan Untuk menjaga keamanan IPv4 mengggunakana IPsec,sebgai fitur keamanannya. Tetapi sayangnya fitur ini hanya sebagai fitur tambahan. Sedangkan di IPv6 IPsec, secara default telah digunakan. Jadi setiap proses akan melewati IPsec terlebih dahulu. [ENJ]
Share on Facebook Share on Twitter

Comments

No comments yet. Why not make the first one!

New Comment

[Sign In]
Name:

Email:

Comment:
(Some BBCode tags are allowed)

Security Code:
Enable Images